Tuesday, January 13, 2009

Ku hanya sedang belajar menghargai orang lain.. Bener.

Jan 12, 2009 (16:13)
aku lucu ya?? xi xi xi . . .


Kadang aku berpikir, secantik apa sih seorang sita itu? Sampai-sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Setiap orang ingin berubah menjadi lebih baik ya kan. Apa salah kalau kita berlaku ramah? Apa salah kalau kita bersimpati terhadap orang lain? Apa salah kalau aku suka kartun spongebob? (Oh maaf, tidak ada hubungannya).

Kenapa harus terjadi lagi.. Kesalahpamahan yang tak sengaja kulakukan, sukses menjerumuskan satu lagi orang yang lugu. Atau masih ada lagi orang-orang lain yang seperti ini, yang sampai saat ini aku belum tau? Ya Allah, gimana ini? Aku bener-bener bingung. Hfuh,, salah. Memang semua yang kulakukan selalu salah..

Baru tersadar ketika kemarin aku bertemu teman dari orang ini. Sindiran-sindiran yang menurutku aneh dan sulit untuk dimengerti, dan akhirnya,, muncul satu kalimat yang (katakanlah) cukup membuatku tersentak,, Apa sebenarnya aku masih belum cukup dewasa untuk mengerti apa yang sebenarnya terjadi? Betapa bodohnya aku bahwa ternyata tanda-tanda ini sudah muncul sejak beberapa hari yang lalu, dan aku,, aku gak tau apa-apa. Cukup. Aku tidak mau membuat orang sakit lagi karenaku. Cukup untuk membuat orang terjerumus dalam harapan-harapan yang mereka buat sendiri. Cukup ujian statistik saja yang bisa bikin aku pusing. Cukup.

Aku gak bermaksud begitu,, sungguh. Atau aku hanya GR? (kayaknya enggak)
Pokoke,, Maaf ya.

Andai kau tau, aku hanya seseorang yang ingin membuat orang lain ceria dengan keceriaanku. Aku hanya anak kecil yang sedang belajar memaknai apa arti kehidupan. Aku hanya cewe jorok yang suka ngupil. (ups, ketauan,Hhe)

Piss

^^v


Ada lagi satu,,

Entah kebetulan atau memang sudah takdirnya, ku dipertemukan dengan sebuah buku yang (pada intinya) mengatakan bahwa:

“Kecenderungan seseorang ketika mengatakan sesuatu yang baik atau buruk terhadap dirinya sendiri ketika itu berlebihan, sebenarnya orang tersebut merasa sebaliknya dan untuk menutupi itu semua, atau bahasa kerennya dia berusaha ‘ngeyem-yemi’ dirinya sendiri. Dengan kata lain kalau seseorang itu narsis maka sebenarnya dia minder, dan ketika dia suka menjelek-jelekkan dirinya sendiri di depan orang, maka sebenarnya dia sangatlah PD”.

Kalau boleh jujur, ternyata I’m such of the 1st person. I often say to myself and every people that I’ve met that I am beautiful. Juga flashdisk, blog (yang di wordpress), pernak-pernik apapun itu,, kunamai cantik atau cantiq atau cantique, dll. Narsis abess pokoknya.

Wow,.

Kalau benar begitu, berarti aku sebenarnya minder?? Gak PD?? Apa iya ya,, ck,ck,ck,,

Yahsudlah, ta apa.. Banyak pelajaran yang aku ambil dalam beberapa hari ini. Fyuh.. Allah benar-benar sayang padaku..

No comments:

Post a Comment